Penggunaan Lampu Hazard

Lampu Hazard

Diantara biker tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya lampu hazard, namun apa salahnya saya membahas lampu hazard lagi. Ya tentu hal ini akan bermanfaat karena masih banyaknya biker atau driver yang belum memahami fungsi dari lampu hazard.

Sebenarnya kalo kita ditanya apa sih lampu hazard itu?
Menurut om wikipedia lampu hazard adalah lampu tanda darurat dimana sein kanan dan sein kiri dinyalakan secara bersamaan sebagai tanda atau pemberitahuan kepada pengguna jalan lain supaya berhati-hati.

Sekarang tahu kan apa itu lampu hazard. Nah mari kita pelajari fungsi-fungsinya.
Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang menyatakan, ”Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan”.
Dari peraturan di atas dapat kita ketahui bahwa lampu hazard  digunakan pada saat kendaraan kita mengalami gangguan di jalan yang menyebabkan kendaraan kita berjalan lebih pelan dari arus lalu lintas normal atau pada saat kita akan berhenti karena ada masalah. Nah dengan lampu hazard tersebut kita menghindari keadaan yang tidak diinginkan oleh pengguna jalan lain.
Namun belum semua biker memahami penggunaan lampu hazard, dan yang menjadi masalah dalam penggunaan lampu hazard adalah :

  1. Banyak pengguna jalan yang menggunakan lampu hazard pada saat hujan, hal ini dapat membingungkan pengguna jalan lain dan pada saat berkendara sebaiknya kita mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu utama, jika pandangan terbatas bisa kita gunakan lampu kabut.
  2. Saat memberi tanda lurus di persimpangan, ini juga mengganggu pengguna jalan lain karena pengguna jalan lain akan bingung kita belok kanan atau belok kiri, solusinya jika kita lurus tidak perlu menyalakan lampu hazard. Kita jalan pada posisi yang tepat sudah cukup. Namun jika terjadi sesuatu, misalkan ada traffic light mengalami padam dan arus lalu lintas ramai maka bolehlah kita mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu hazard. Kenapa? karena kita berjalan lebih lambat dari arus normal dan kita memberitahu pengendara di belakang kita bahwa ada bahaya di depan sehingga menghindari tabrakan beruntun.
  3. Ketika melewati lorong gelap kita tidak perlu menyalakan lampu hazard, cukup kita menyalakan lampu utama dan berjalan hati-hati pada posisi yang tepat dalam artian tertib marka jalan 😀
  4. Ketika berkabut maka kita nyalakan lampu kabut.

Di samping itu pada saat kita mengalami bahaya kita boleh juga menyalakan lampu hazard jika :

(Sumber : FP SK Loverz)
  1. Melewati kegiatan masyarakat seperti acara pernikahan, acara pemakaman dan lain2 kita perlu memberitahu keberadaan kita dan memberitahu kendaraan di belakang kita untuk mengurangi kecepatan
  2. Jika kita melambat atau berhenti mendadak, masalah ini sangatlah kompleks dimana kita pada saat berkendara kita menemui mobil yg tiba-tiba berhenti mendadak seperti angkutan umum dan kita harus memberitahu pengendara lain agar tabrakan beruntun dapat dihindari.
    Sebagai tambahan misalkan jika kita mengalami crash dengan kendaraan lain yang berlawanan arah sebaiknya kita melambat atau berhenti dan kita nyalakan lampu hazard dan kita bersiap2 untuk menghindar ke posisi yang lebih aman.

Penggunaan Hazard Untuk Motor
Kenapa kok dibahas segala? 😀 karena hal ini masih menjadi pertentangan di kalangan biker. Kalau menurut saya, fitur keselamatan pada kendaraan apapun merupakan hak tiap pengguna jalan. Tidak cuma moge aja masak mentang2 mahal dikasih fitur pengaman sedangkan yang murah tidak.
Selama teman2 biker tahu penggunaan lampu hazard maka bolehlah kita mengaplikasikan lampu hazard ke motor kita dengan catatan jangan disalahgunakan. Kalau temen2 belum tahu maka pelajari dulu dunk penggunaan lampu hazard ne. heheheh..
Semoga bermanfaat… 😀

Advertisements
This entry was posted in Tips and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Penggunaan Lampu Hazard

  1. penguinmoto123 says:

    setuju bgt om..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s