Dalam Riding/ Driving Kapan Kita Harus Cepat dan Kapan Kita Harus Lambat?

Hai sobat CMP, apa kabar semuanya? Semoga dalam keadaan sehat2 saja 😀 walaupun cuaca pada saat ini kurang mendukung terkadang panas terkadang hujan kita harus menjaga daya tahan tubuh kita.

Okee, pada kesempatan ini CMP tidak membahas masalah kesehatan, namun akan sharing pengalaman masalah safety riding, langsung saja ke topik.

img_5282                                                                             Sumber gambar : FP melover

Pada topik kali ini CMP akan membahas masalah “dalam riding kapan kita harus cepat dan kapan kita harus lambat?”. Nah pertanyaan itu merupakan uneg-uneg CMP mengenai masalah yang terjadi di jalan. Banyak pengguna jalan yang riding asal2 an. Ada yang kenceeeeng sampek gas mentok tok nyalip2 sliat sliut di tengah keramaian, ada yang lambat “alon alon penting kelakon” namun posisinya di tengah jalan, dan ada yang berjalan sedang2 dan pada posisi agak minggir.

Sebenarnya keselamatan di jalan tidak selamanya ditentukan karena kita mengendarai pelan2. Namun juga tidak dibenarkan kalau kita melebihi batas kecepatan, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan :

  1. Batas kecepatan, jika teman2 CMP mengetahui adanya tanda batas kecepatan maka kita harus mematuhi batas kecepatan yang diperbolehkan. Rambu batas kecepatan ada 2, yaitu batas kecepatan minimal dan batas kecepatan maksimal. Misal kita menemui rambu lalin batas maksimalnya 80 km/jam maka kita jangan melebihi kecepatan 80 km/jam karena bisa jadi kita akan kehilangan kendali di jalan tersebut. Dan bila kita menemui rambu lalin dengan batas kecepatan max 60 km/jam (biasanya di jalan tol) maka kendaraan kita jangan lebih lambat dari 60 km/jam karena akan menimbulkan macet. Kalau udah macet jangan dibikin macet lagi deh 😀                                                                    Rambu batas kecepatan maksimal
  2. Saat kita berada di kota kecepatan standar yang diperbolehkan adalah 50 km/jam bahkan jika kondisinya ramai hendaklah kita mengurangi kecepatan dan waspada. Apalagi di gang yang ada tulisan NGEBUT BENJUT, kalo kita ngebut beneran jangan salahkan masyarakat setempat kalo ada batu terbang. hehehe 😀
  3. Apabila kita berjalan ke luar kota idealnya kita berjalan antara 70-80 km/jam untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan karena terkadang masyarakat setempat gaya ridingnya heterogen ada yang pemula ada yang sudah mahir dan kita harus hati2 terhadap para pemula karena kita bisa menabraknya dari belakang dan itu sangat beresiko. Kecuali apabila kita sudah mengenali karakter jalan tersebut dan kita bisa memastikan jalan itu aman dan tidak ada rambu batas kecepatan max maka kita boleh berjalan lebih dari 80 km/jam semampu mata kita memandang 😀
  4. Ketika kita berjalan pada kondisi hujan dan berkabut. Untuk kejadian seperti ini kita harus membatasi kecepatan misal pada kecepatan 50-60 km/jam karena pandangan kita terbatas dan jalanan licin. Posisi kendaraan kita hendaknya agak menepi agar tidak menghalangi pengguna jalan lain yang tergesa-gesa.
  5. Jika kita menemui polisi tidur maka mau ga mau kita juga harus mengurangi kecepatan bray. Kalo ga gitu kita bisa lompat2 karena ulah polisi tidur. 😀                                                                   Sumber gambar : omocho.com
  6. Karena kondisi kendaraan kita. Jika kendaraan teman2 dalam kondisi bagus maka boleh memacu kendaraan kita lebih cepat dan menyalip sesuai kondisi dan kecepatan yang diperbolehkan, tetapi jika kondisi kendaraan udah tua, tidak fit atau kampas rem sudah tipis maka kita jangan memaksakan untuk kenceng, kita harus menyadari dan segeralah mengurangi kecepatan dan jalan dengan posisi agak menepi.                                                                              Sumber gambar : lintas.me
  7. Sesuaikan skill riding sesuai kemampuan teman2. Kalau seperti CMP yang masih pemula jangan kenceng2 teman2. 😀 Jalan sedang2 aja sesuai batas kecepatan yang ditentukan, kalo kita berjalan lebih lambat dari arus lalin sebaiknya kita menepi jangan mengganggu dan menghalangi pengguna jalan lain. 😀

Itu yang bisa CMP bahas teman2, ada kalanya kita harus berjalan cepat dan ada kalanya kita harus melambat. Saat di jalan kita harus bisa membaca situasi dan kondisi di jalan agar kita selamat sampai tujuan. 😀

Advertisements
This entry was posted in Safety Riding, Tips and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s