Salah satu cara kita belajar “sabar” adalah di riding di jalan raya

Selamat malem rekan CMP, apa kabar? Lama tidak menulis di blog, hehehe akhir2 ini memang CMP masih ada keperluan di Gresik jadi mengharuskan blog ini vakum untuk beberapa saat. Nah ini kan masuk bulan Ramadhan, tak ada salahnya kita membahas sesuatu yang bermanfaat bagi kita terutama dalam hal spiritual. Setuju??

Sumber gambar : bimbingan.org

Oke, pada artikel ini CMP akan bahas masalah “Sabar di jalan raya” . Sabar itu adalah kata yang mudah diucapkan, tapi juga susah untuk dilakukan, tul ga dulur? Lah tapi kenapa kok harus di jalan raya? Yah menurut CMP sih di jalan raya kita menemui orang yang bertingkah laku macam2 sehingga menuntut kita untuk bersabar, berikut adalah hal2/cobaan/ujian yang dapat memancing emosi kita di jalan raya :

  1. Macet, siapa sih yang ga jengkel jika jalanan macet, apalagi macet total, pasti dulur2 semua kesel sudah capek di jalan ditambah dengan beban waktu yang akibat kemacetan, apalagi kalau kemacetan tersebut terjadi jika kita sedang terburu-buru.
  2. Rider alay, ini nih yang menjadi biang kerok emosi pengendara di jalan raya termasuk kita. Terkadang biker alay macam gini mengajak kita untuk balapan, tentunya akan memancing emosi kita, jika emosi kita terpancing yaah kita jadi ikutan alay kan, belum lagi kalau misal lampu stopnya menyilaukan kita, tentu bikin emosi juga dan masih banyak tingkah laku rider alay yang lain.
  3. Rider pemula, ini hampir sama kayak alay, namun mereka sebenarnya masih memiliki skill riding yang masih terbatas, namanya juga masih belajar tentunya mereka cenderung peragu dan biasanya mereka kalo naik motor di tengah2 jalan mengabaikan haluan/ posisi ridingnya menghalangi pengguna jalan lain.
  4. Truk, tidak semuanya sopir truk juga lihai dalam mengendalikan kendaraannya banyak juga driver truk yang masih ngawur misalkan mereka suka pindah posisi di jalan secara mendadak, berhenti mendadak, putar balik mendadak, terkadang mereka juga berjalan di tengah jalur sehingga menyebabkan kendaraan yang lain susah untuk menyalip.
  5. Bus Ekonomi/ Bumel. Bus ekonomi terkadang juga memancing kita emosi di jalan karena mereka sering jalan ugal-ugalan, berhenti seenaknya secara mendadak, menyalip walaupun posisi udah kres namun tetap memaksakan diri.
  6. Kendaraan kita sendiri mogok, ini juga memancing emosi kita misalkan tiba2 ban motor terkena ranjau jalanan, mesin tiba2 ngadat, kehabisan bensin.  nah bisa tengsin nih kita hehehe. 😀

Nah jika kita pengen belajar sabar riding di jalan adalah salah satu caranya apalagi jika menghadapi keadaan seperti yang barusan CMP sebutkan, kalo sobat n dulur mampu bersabar di jalan maka kita “ lulus “ ujian kesabaran terutama dalam puasa Ramadhan ini sob, kita dapat pahala dari kesabaran kita dan tentunya dengan bersabar kita akan lebih berhati2 dan Insya Allah kita selamat sampek tujuan.

hobiSabar bro, banyak2 senyum

Advertisements
This entry was posted in Tips and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Salah satu cara kita belajar “sabar” adalah di riding di jalan raya

  1. sabar om… makin besar godaanya makin besar pahalanya 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s