Ganti CDI / ECU Motor ada Aturannya Bro..

Halo sobat CMP, apakah sudah puas dengan performa motor tunggangan ente?
Diantara para rider mungkin ada yang udah puas, namun tidak sedikit juga yang belum puas dengan performa motor tunggangannya. Bagi yang belum puas berbagai cara dilakukan untuk mendongkrak performa motor kesayangannya, mulai dari bore up, stroke up, ganti karbu, ganti knalpot sampek ganti ECU/CDI racing. Nah disini CMP mau bahas tentang ganti CDI motor bro.


CDI (bahasa Inggris: Capacitor Discharge Ignition) merupakan salah satu jenis sistem pengapian pada kendaraan bermotor yang memanfaatkan arus pengosongan muatan (discharge current) dari kondensator, guna mencatudaya Kumparan pengapian (ignition coil). (wikipedia)
Singkatnya adalah kerja CDI adalah mengatur waktu meletiknya api di busi yang akan membakar bahan bakar yang telah dipadatkan oleh piston.
Mau ganti CDI motor tentunya ga asal2an dan memerlukan perhitungan yang matang, perlu dipertimbangkan mulai dari tujuan ganti CDI/ECU, jenis CDI/ECU yang digunakan, spesifikasi motornya apakah memungkinkan untuk diganti CDI/ECUnya, lalu diperhatikan juga untuk penggunaannya apakah motor sobat dipake untuk harian atau untuk balapan.
Untuk tujuan ganti CDI/ECU secara umum adalah menaikkan performa khususnya top speed, okelah. Jenis CDI/ ECU yang dipakai juga perlu diperhatikan bro, jika dipakai harian mending pakai CDI/ECU subtitusi dari motor lain. Misalnya Megapro primus dikasih CDI Megapro lama yang unlimiter atau CDI shogun kebo silakan aja karena CDI tersebut memang untuk harian. Namun jika motor harian dipasang CDI racing tidak direkomendasikan. Jika spesifikasi motor masih standar tentunya pemakaian CDI/ECU racing akan kurang maksimal karena hanya berubah timing pengapiannya, misalkan jika motor kondisi standar kecepatan 100 dapat diraih posisi rpm 7500 namun jika ganti CDI/ECU racing maka untuk meraih kecepatan 100 perlu rpm yang lebih tinggi lagi misal 9000, maka dari itu perlu disesuaikan juga spek motornya, kalo motor masih standar trus mau diganti CDI/ECUnya, mending jangan deh kecuali kalo udah oprekan bore up, stroke up, ganti karbu, ganti knalpot sah sah saja.
Tidak hanya itu, perhatikan juga spesifikasi langkah piston motor, lalu hitung kecepatan pistonnya. Untuk kecepatan piston motor harian idealnya max 22 m/s, jangan sampek lebih dari itu karena piston dan stangnya akan brodol.

971159_655504887798369_1864807994_nUntuk penghitungannya berikut rumusnya :
( 2 x Stroke#dalam satuan meter# x Rpm)/60
Keterangan :
2 = gerak piston maju-mundur (cantik cantik :D)
Stroke = panjang langkah piston
RPM = putaran mesin yang diinginkan
60 = konversi dari menit ke detik
Misal kita menghitung kecepatan piston NMP
Klo spek bore x stroke : 57,3 x 57,8 maka langkahnya adalah 57,8mm = 0,0578 m
Untuk RPM 1000 berarti = (2×0,578×1000)/60 = 1,92 m/s
Berikut tabelnya :

rpm
Ternyata untuk NMP sampek limiter kecepatan pistonnya masih 18 m/s jadi masih dalam batas aman, makanya pabrikan sudah memperhitungkan batas aman kecepatan piston sehingga motor jadi lebih awet, namun jika sobat upgrade CDI NMPnya, dalam pemakaian jangan sampek melebihi RPM 11.500 atau 22 m/s lebih dari itu tanggung sendiri resikonya.
Nah maka dari itu pertimbangkan kembali jika mau ganti CDI atau ECU, jangan karena emosi sesaat atau ikut2an saja, pertimbangkan matang2 dalam berbagai aspek, jika sudah diperhitungkan mau pasang silakan jika ada resikonya tanggung sendiri. Mau Ngebut dimana sih?? Kalo di sirkuit monggo, tapi kalo di jalan umum mending ga usah aja 😀 ECO riding aja pada rpm sekitar 7000 hehehe

CIMG3710
Salam satu aspal, alon2 penting kelakon. 😀

Advertisements
This entry was posted in Megapro, Tips, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Ganti CDI / ECU Motor ada Aturannya Bro..

  1. saliwoakai says:

    Dulu ane Pernah pingin ganti CDI BRT om.
    tp ane takut Khilaf. gak jadi dah…
    haha…
    bagaimanapun Standard paling Enak.

    Like

    • coolmegapro says:

      heheheh.. sebenere klo udah modifan misale udah bore up trus ganti karbu gt enak om. yg penting kita sendiri yg batasin limitnya.. klo ane main standard aja.. yg penting awet om

      Like

  2. mustain says:

    Kalo gnti ecu sma knalpot aj aman gk bossku, soalnya mesin r25 ane masih standart..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s